Liputan6.com, Florence: Fiorentina mendapat pukulan hebat seiring dengan positifnya Adrian Mutu seusai menjalani tes doping yang dilakukan Komite Antidoping CONI pada Minggu, 10 Januari lalu menyusul kemenangan 2-1 yang diraih La Viola saat menjamu Bari di Artemio Franchi (Baca: Lagi, Mutu Positif Doping).
Dalam keterangan resminya di laman klub, Fiorentina mengaku memercayai Mutu dan akan membantu mengklarifikasi kasus tersebut. Meski demikian, kencang terdengar jika La Viola sangat cemas jika sanksi yang akan dijatuhkan kepada striker andalannya asal Rumania itu benar-benar berat, yaitu mendapat larangan tampil selama satu sampai empat tahun. Agen Mutu pun menilai jika kliennya benar-benar terbukti melakukan doping, karirnya di lapangan hijau bakal berakhir.
Di lain pihak, selain masih berjuang meraih posisi empat besar di Serie A, skuad asuhan Cesare Prandelli pun harus mempersiapkan diri menjelang digelarnya babak knock-out atau 16 besar Liga Champions dua pekan mendatang. Karena itu, La Viola menimbang dengan serius tentang kemungkinan berbelanja pemain baru di waktu tersisa bursa transfer Januari sebagai langkah antisipasi absennya Mutu.
Setelah muncul nama striker AS Roma, Jeremy Menez, yang paling anyar masuk dalam daftar buruan Prandelli adalah bomber kontroversial Sampdoria, Antonio Cassano. Kebetulan, kondisi Cassano di Luigi Ferraris sedang bermasalah seiring dengan konfliknya dengan bos Il Samp, Luigi Del Neri. Cassano dicoret dari skuad Sampdoria di laga lawan Udinese pekan lalu.
Akan tetapi, seperti yang dilansir Football Italia, isu tersebut segera dibantah Direktur Umum Sampdoria, Beppe Marotta yang menegaskan jika Cassano tidak akan hengkang di bursa Januari. “Cassano adalah seorang profesional dan pemain yang luar biasa. Untuk saat ini, kami tidak berniat untuk menjualnya,” tegas Marotta.(MEG)



